SATU LAGI FITNAH SYI'AH TERBONGKAR
(EDISI : Bukan Syi'ah kalau bukan pendusta)
Dengan begitu gencarnya, spesies Syi'ah di seluruh dunia menybarkan video Syekh Adnan Al-Ar'ur yang telah dimaputasi dari rekaman aslinya.
Setelah dipotong, video tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dan diuploud ulang di Youtube:
http://www.youtube.com/ watch?v=LaKVGfvwPIo
Judulnya sangat provokatif: "Wahabi Memfitnah Nabi Saaw Pemabuk"
(EDISI : Bukan Syi'ah kalau bukan pendusta)
Dengan begitu gencarnya, spesies Syi'ah di seluruh dunia menybarkan video Syekh Adnan Al-Ar'ur yang telah dimaputasi dari rekaman aslinya.
Setelah dipotong, video tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dan diuploud ulang di Youtube:
http://www.youtube.com/
Judulnya sangat provokatif: "Wahabi Memfitnah Nabi Saaw Pemabuk"
Sekejap setelah melihat video ini dan membaca terjemahannya, kami langsung yakin, pasti video ini tidak ditampilkan secara sempurna. Dan… benar, fitnah dan dusta murahan.
ISI LENGKAP VIDEO ASLI
Satsiun TV Shafa, sama seperti TV Wishal adalah dua stasiun Tv yang dibuat khusus untuk 'jihad' melawan Syi'ah Rafidhah. Perkataan Syekh Adnan Al-Ar'ur disirakan dalam siaran langsung Tv Shafa.
Berikut isinya: http://www.youtube.com/ watch?v=QHCld8KE-H8
Pembawa Acara:
"Syekh telah menjelaskan bahwa Islam adalah asas keadilan. Syekh juga telah mewasiatkan (Kepada para mujahid Suria) agar berbuat baik. Tapi, kenapa banyak sekali pihak yang berusaha memprovokasi Barat dan menakut-nakuti mereka, bahwa jika Suria runtuh akan jatuh ke tangan kaum Islamis. Apa alasan fobia mereka kepada Islam, apakah sengaja memperburuk citra Islam atau mereka jahil tentang akidah(Islam)?"
SYEKH ADNAN AL-'AR'UR:
"Sebagian mereka bodoh(tidak tau) tentang Agama Islam. Kami sudah menemui banyak dari mereka dan menjelaskan Islam sebenarnya. Lantas mereka berkata:'Wah, kami tidak tahu kalau beginilah Islam sebenarnya!' Barangkali juga mayoritas mereka mengetahui Islam dari tingkah-laku sebagian kaum muslimin.
Sebagian lagi haaqid kazzaab (dengki lagi pendusta), mereka sengaja berdusta. ADA SATU BUKU YANG DICETAK DI BARAT, SALAH SATU TEMA YANG TERTULIS DI DALAMNYA :"MENGAPA ISLAM MENGHARAMKAN BABI DAN KHAMAR, DAN SANGAT BERLEBIHAN DALAM MENGHINDARI NAJIS?" (Karena Mayoritas Orang Barat tidak mengenal tahaharah/bersuci, celanya kotor terkena kencing, biasa saja).
PENULIS BUKU ITU KEMUDIAN BERUSAHA MENJAWAB DAN BERKATA: BAHWA (RASULULLAH) MUHAMMAD ADALAH PEMIMPIN GENG PENYAMUN DI TELUK ARAB. SUATU HARI DIA (MUHAMMAD) MINUM KHAMAR, KEIKA BERJALAN IA TIBA-TIBA PINGSAN DAN TERJATUH DI TEMPAT SAMPAH. LALU SEEKOR BABI DATANG DAN MENJILAT-JILAT TELINGANYA.
Tak lama kemudian anak buahnya mencari-carinya. Dan mereka menemukannya telah (mabuk) karena khamar, tergeletak di atas kotoran dan seekor babi menjilat-jilat telinganya. Atas dasar ini mereka mengharamkan babi, minum khamar, dan berlebihan dalam menjauhi najis, agar mereka tidak mengalami apa yang terjadi pada Muhammad. (Semoga Allah membalas fitnah kafir tersebut dan mengangkat derajat Rasulullah di dunia dan akhirat)
ORANG DUNGU INI (KAFIR BARAT) KETIKA MEMBACA UNGKAPAN SEPERTI INI AKAN MEMPERCAYAI OPINI BURUK TENTANG RASULULLAH DAN KAUM MUSLIMIN.
KEMUDIAN DIA MELIHAT TINGKAH LAKU BURUK SEBAGIAN KAMU MUSLIMIN, MAKA DIA MENGORELASIKAN HASIL BACAANNYA DENGAN SYUBHAT YANG DIA LIHAT DARI SEBAGIAN KAUM MUSLIMIN. LANTAS DIA MENGAMBIL KESIMPULAN BEGINILAH ISLAM!
DEMIKIANLAH, PENULIS BUKU INI SEORANG PENDENGKI DAN PEMBACANYA BODOH, DAN TERKADANG KEDUA UNSUR INI BERSATU PADA MEREKA.
CATATAN:
1. Agar fitnahnya mulus, syi'ah sengaja memotong bagian awal dan akhir dari penjelasan Syekh Adnan Al-Ar'ur, dan hanya mengambil bagian yang beliau nukil dari karya tulis Barat yang merendahkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan menghina Islam.
2. Syekh Adnan Al- Ar'ur, Lahir di Hama-Suria, dan lulus Diploma dari Universitas HOMS. Sempat belajar dari Syekh Ibn Bazz dan Syekh al-Albani rahimahumallah. Dan beliau adalah salah seorang alim yang mendukung secara penuh perjuangan rakyat Suria dari awal.
http://www.facebook.com/
Selain itu, beliau sangat aktif berdebat dengan banyak mu'ammam Syi'ah, dan semua lawan debat Syi'ahnya tidak sanggup menjawab pertanyaan dan argumentasi beliau. Karena ini, beliau sangat dibenci oleh Syi'ah, bahkan beliau pernah mengalami percobaan pembunuhan.
3. Saudaraku semua setiap ada syubhat, tuduhan, atau fitnah dari Syi'ah , maka tindakan pertama yang wajib kita lakukan adalah:
- Meyakini dengan sepenuh hati bahwa syubhat, fitnah, dan tuduhan tersebut adalah DUSTA.
- Arsipkan informasi tersebut.
- Berusaha mencari sumber/referensi asli dari syubhat tersebut, baik itu buku, rekaman video, berita, dsb.
- Jika kapasitas keilmuan saudara mencukupi, silahkan tulis bantahannya berdasarkan sumber aslinya lalu sebarkan.
- Jika kapasitas keilmuan kita masih terbatas, khsusunya jika sumber syubhat tersebut berbahasa Arab, maka tunggu beberapa hari, InsyaAllah saudara akan menemukan informasi asli yang dapat dipercaya. Sebab, InsyaAllah masih banyak pejuang-pejuang Islam yang peduli dan merasa bertanggung jawab membela Islam, baik ajaran maupun ulamanya.
- Saudara juga bisa menanyakan kebenaran informasi tersebut kepada orang yang dianggap kompeten dan terpercaya.
Setelah sekian lama melanglang buana dalam dunia konfrontasi Antara Ahlus Sunnah Vs Syi'ah, dan ketika semakin mendalaminya, kami semakin yakin bahwa: "Bukan Syi'ah Kalau Tidak Berdusta!"
___________________________
-----oOo-----
ALHAMDULILLAH, AKHIRNYA TERUNGKAP JUGA!
(EDISI : Bukan Syi'ah kalau bukan pendusta)
Lagi-lagi dusta Syi'ah terbongkar.
Beberapa minggu terakhir, Syi'ah dari berbagai negara mulai dari Iran, Suria, Hizbullat-Libanon, bahkan sampai konco-konconya di Indonesia dengan aktifnya menebarkan fitnah "PEMBONGKARAN MAKAM HUJR IBN ADI AL-KINDY Radhiallahu 'anhu". Sahabat yang turut serta menghancurkan imperium Persia Majusi di Iran dan Mada'in, yang kemudian wafat di Suria.
Tidak cukup di sini, mereka menebarkan 'foto' yang diklaim foto beliau, dan menuduh para mujahidinlah yang melakukan perbuatan terkutuk tersebut.
FAKTA
(EDISI : Bukan Syi'ah kalau bukan pendusta)
Lagi-lagi dusta Syi'ah terbongkar.
Beberapa minggu terakhir, Syi'ah dari berbagai negara mulai dari Iran, Suria, Hizbullat-Libanon, bahkan sampai konco-konconya di Indonesia dengan aktifnya menebarkan fitnah "PEMBONGKARAN MAKAM HUJR IBN ADI AL-KINDY Radhiallahu 'anhu". Sahabat yang turut serta menghancurkan imperium Persia Majusi di Iran dan Mada'in, yang kemudian wafat di Suria.
Tidak cukup di sini, mereka menebarkan 'foto' yang diklaim foto beliau, dan menuduh para mujahidinlah yang melakukan perbuatan terkutuk tersebut.
FAKTA
Fakta sebenarnya membuktikan bahwa foto yang tersebar bukanlah foto sahabat Hujr Ibn Adi Radhiyallahu 'anhu, melainkan foto dari salah seorang korban kebengisan Koalisi spesies Syi'ah. Korban ini bernama Mahrus al-Syarabji dari Hazzah-Damaskus. Beliau syahid –bi idznillah- pada 1/5/2013. Foto tersembut diambil dari video aslinya berjudul:
شام ريف دمشق حزة الشهيد محروس الشربجي 1 5 2013 تحذير الفيديو قاسي جداً
Lihat video aslinya di sini:
http://www.youtube.com/
Kemudian Spesies Syi'ah menguploud ulang video ini dengan judul: Photo sahabat Hujr Ibn Adi al-Syahid radhiyallahu 'anhu. Seperti video bertanggal 6/5/2013 : http://www.youtube.com/
APA UNTUNGNYA BUAT SYI'AH?
Barangkali saudara/i pada bertanya, apa sih untungnya buat Syi'ah menebarkan fitnah seperti ini? Dengan fitnah murahan seperti ini, Syi'ah mendulang keuntungan cukup banyak, di antaranya:
1. Memperburuk citra mujahidin, dengan tuduhan yang tersebar ke dunia.
2. Memicu konflik sectarian sunni-Syi'ah. Tentu siapa saja mengaku muslim di manapun pastilah merasa sangat marah dengan perbuatan ini. Etnis Syi'ah akan berusaha membalas dengan merusak simbol-simbol sunni, karena yang mereka tau pelakunya adalah sunni. Sebaliknya, diharapkan kaum sunni juga membalas merusak kuburan-kuburan yang dijadikan pusat ibadah Syi'ah, karena mereka tau bahwa pelaku sebenarnya adalah tentara Hizbullat-Libanon.
3. Setelah sekian banyak tentaranya tewas di Suria, popularitas Hizbullat jatuh drastis di Libanon. Ditambah lagi fatwa terakhir Shubhi Thufaili (Eks Sekjen Hizbullat) bahwa siapa saja tentara Hizbullat mati di Suria, maka tempat kembalinya adalah neraka Jahannam.
Fakta ini, menimbulkan protes besar di internal hizbullat, baik dari tentara maupun keluarga mereka. Dan banyak dari anggotanya enggan turun ke Suria, meski diancam distribusi gajinya akan diputus.
Dengan 'kasus' murahan ini, mereka berusaha mengangkat kembali popularitasnya, dan seolah-olah berkata: "Lihatlah, kami di sini menjaga kuburan-kuburan sahabat dan ahlul bait.."
***
Memang, tentara Koalisi Syi'ah di bawah pimpinan Hizbullat telah berusaha membongkar dan mencuri jenazah Sahabat Hujr Ibn Adi. Tetapi, informasi terakhir menyatakan mereka gagal. Karena kuburan beliau menjadi begitu dalam tertutup berlapis-lapis tanah setelah melewati masa lebih 1300 tahun.
Semoga Allah menjaga jasad nabi-Nya, begitu juga jasad sahabat dan keluarga Nabi dari tangan-tangan jahil Yahudi, Nashrani, dan Majusi. Bukan tidak mungkin, setelah kebusukan ini terbongkar, Syi'ah akan berusaha membuat fitnah yang lebih besar dengan membongkar atau merusak makam ahlul Bait, kemudian menuduh saya atau saudara sebagai pelakunya!
Catatan:
Silahkan perhatikan dan bandingkan antara video asli dengan photo yang disebarkan oleh Syi'ah. Pada video asli wajah bagian kanan masih berlumuran darah, sedang dalam photo versi Syi'ah, darah tersebut hilang?
Source:
http://www.facebook.com/
____________________________________
-----oOo-----
Al-Khui dalam Mu'jam Rijalul Hadits juz 12 hal. 132 berkata :
Lihat : http://www.yasoob.com/books/htm1/m020/23/no2320.html
Scan Pages :
PADAHAL Waqifi ini hukumnya NASHIBI DAN KAFIR di mata Syi'ah Imamiyyah, baca di :
Allaahul Musta'aan.....
أقول: لا ينبغي الشك في أن عثمان بن عيسى كان منحرفا عن الحق ومعارضا للرضا عليه السلام، وغير معترف بامامته، وقد استحل أموال الامام عليه السلام، ولم يدفعها إليه ! وأما توبته ورده الاموال بعد ذلك فلم تثبت فإنها رواية نصر بن الصباح، وهو ليس بشئ، ولكنه مع ذلك كان ثقة بشهادة الشيخ وعلي بن إبراهيم وابن شهر آشوب
"Aku (Al-Khui) katakan : Tidak ada keraguan mengenai 'Utsman bin 'Isa bahwasanya dia adalah orang yang berpaling dari kebenaran dan penentang Imam Ar-Ridha 'alaihis salam. Dan dia bukanlah orang yang mengakui keimamahan beliau. Dia pun telah menghalalkan (baca: mengambil/mencuri) harta Imam 'alaihis salam dan tidak mengembalikannya kepada beliau! Adapun mengenai taubatnya dan pengembalian harta Imam darinya setelah itu sesungguhnya tidaklah tsabit, karena hal tersebut berdasarkan riwayat Nashr bin Shabah wa huwa laisa bi syai. Tetapi bersamaan hal itu dia adalah seorang yang TSIQAH dengan kesaksian Asy-Syaikh, 'Ali bin Ibrahim, dan Ibn Syahr Asyub." [http://www.yasoob.com/books/htm1/m020/23/no2370.html]
Jadi, 'Utsman bin 'Isa adalah :
- 1. Tidak mengakui (mengimani) keimamahan Imam Ar-Ridha
- 2. Penentang Imam Ar-Ridha
- 3. Pencuri harta Imam Ar-Ridha
- 4. Dia adalah SEORANG WAQIFI sebagaimana diterangkan dalam Rijal An-Najasyi hal. 300 sbb :
817 ] عثمان بن عيسى أبو عمرو العامري الكلابي ثم من ولد عبيد بن رؤاس، فتارة يقال الكلابي و تارة العامري وتارة الرؤاسي، والصحيح أنه مولى بني رؤاس. وكان شيخ الواقفة ووجهها
Lihat : http://www.yasoob.com/books/htm1/m020/23/no2320.html
Scan Pages :
PADAHAL Waqifi ini hukumnya NASHIBI DAN KAFIR di mata Syi'ah Imamiyyah, baca di :
- http://jaser-leonheart.blogspot.com/2013/01/sekilas-kafirnya-zaidiyyah-waqifiyyah.html
- http://jaser-leonheart.blogspot.com/2013/03/kafirnya-zaidiyyah-dan-waqifiyyah-di.html
Namun meskipun demikian, dia TSIQAH!!!! Dia menjadi salah satu syarat shahihnya sebuah sabda dari Imam Ma'shum!!!
ORANG KAFIR DAN KURANG AJAR TERHADAP IMAM ADALAH TSIQAH DI MATA IMAMIYYAH !!!
Allaahul Musta'aan.....
-----oOo-----
Tulisan ringkas berikut hanya merupakan kelanjutan pada tulisan sebelumnya mengenai kafirnya Zaidiyyah, Waqifiyyah, dan Syi'ah lainnya di Mata Syi'ah Imamiyyah di : http://jaser-leonheart.blogspot.com/2013/01/sekilas-kafirnya-zaidiyyah-waqifiyyah.html
Hurr Al-'Amili dalam Wasailusy-Syi'ah 28/351-352, juga Al-Majlisi dalam Biharul Anwar 50/274-275 :
[ 34943 ] 40 ـ سعيد بن هبة الله الراوندي في ( الخرائج والجرائح ) عن أحمد بن محمد بن مطهر ، قال : كتب بعض أصحابنا إلى أبي محمد ( عليه السلام ) يسأله عمن وقف على أبي الحسن موسى ( عليه السلام ) ، فكتب : لا تترحم على عمك وتبرأ منه أنا إلى الله منه بريء ، فلا تتولهم ، ولا تعد مرضاهم ، ولا تشهد جنائزهم ، ولا تصل على أحد منهم مات أبدا ، من جحد إماما من الله أو زاد إماما ليست إمامته من الله كان كمن قال : ( إن الله ثالث ثلثة ) إن الجاحد أمر آخرنا جاحد أمر أولنا . . . الحديث
Sa'id bin Hibatullah Ar-Rawandiy dalam Al-Kharaij Wal-Jaraih dari Ahmad bin Muhammad bin Muthahhar, berkata : sebagian sahabat kami menulis kepada Abu Muhammad 'alaihis salam, menanyakan beliau mengenai orang yang waqf kepada Abi Al-Hasan Musa 'alaihis salam. (Waqf : berhenti, maksudnya adalah seseorang yang mempercayai bahwa Imam Musa Al-Kazhim adalah Al-Qaim, mereka mempercayai bahwa Imam Musa Al-Kazhim tidak mati, dan mengingkari keimamahan anaknya. Orang syi'ah yang beraqidah demikian disebut Waqifi.). Maka beliau menulis: "Janganlah engkau berkasih kepada pamanmu, dan berlepas dirilah engkau darinya. Sesungguhnya aku kepada Allah berlepas diri darinya. Janganlah berteman dengan mereka, jangan mengunjungi mereka yang sakit, jangan saksikan jenazah mereka, dan janganlah engkau menshalati kepada satu pun yang mati dari mereka selama-lamanya. Barangsiapa yang menentang/mengingkari Imam dari Allah ataupun menambah seorang Imam yang keimamahannya bukan dari Allah maka ia sama seperti orang yang mengatakan bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga. Sesungguhnya orang yang mengingkari perkara terakhir kami adalah pengingkar perkara awal kami."
Ulama mereka yang lain yaitu Muhammad Hasan Al-Jawahiri dalam Jawahirul Kalam 6/67 menukil hadits versi mereka :
ان الزيدية والواقفة والنصاب بمنزلة واحدة
"Sesungguhnya Zaidiyyah, Waqifiyyah, dan Nawashib adalah berkedudukan SATU (SAMA)."
Ath-Thusiy dalam Ikhtiyar Ma'rifat Ar-Rijal 2/756, Hurr Al-'Amili dalam Wasailusy-Syi'ah 9/229 :
862 – وجدت بخط جبريل بن أحمد في كتابه حدثني سهل بن زياد الادمي قال : حدثني محمد بن أحمد بن الربيع الأقرع قال : حدثني جعفر بن بكير قال : حدثني يونس بن يعقوب قال قلت لأبي الحسن الرضا ع : أعطى هؤلاء الذين يزعمون أن أباك حي من الزكاة شيئا؟ قال : لا تعطهم فإنهم كفار مشركون زنادقة
"...(sanad)...telah menceritakan kepada Yunus bin Ya'qub yang berkata 'aku berkata kepada Abi Al-Hasan Ar-Ridha 'alaihis salam' : "Haruskan aku memberikan sesuatu zakat kepada mereka yang meyakini bahwa ayah engkau masih hidup?" Beliau berkata : "Janganlah engkau memberikan kepada mereka karena sesungguhnya mereka ORANG-ORANG KAFIR, MUSYRIK DAN ZINDIQ."
Al-Kasyi dalam kitab Rijalnya menukil sabda Imam :
409- حمدويه، قال حدثنا يعقوب بن يزيد، قال حدثنا محمد بن عمر، عن محمد بن عذافر، عن عمر بن يزيد، قال : سألت أبا عبد الله (عليه السلام) عن الصدقة على الناصب و على الزيدية فقال لا تصدق عليهم بشيء و لا تسقهم من الماء إن استطعت، و قال لي الزيدية هم النصاب
Hamdawayh berkata telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Yazid yang berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Umar, dari Muhammad bin 'Udzafir, dari 'Umar bin Yazid, yang berkata aku bertanya kepada Abu 'Abdillah 'alaihis salam mengenai pemberikan sedekah kepada orang-orang Nawashib dan Zaidiyyah, maka beliau menjawab "Janganlah engkau memberikan suatu pun sedekah kepada mereka, dan jangan pula engkau memberikan kepada mereka untuk minum dari air apabila engkau mampu. Beliau berkata (lagi) kepadaku : "Sesungguhnya Zaidiyyah adalah Nawashib".
410- محمد بن الحسن، قال حدثني أبو علي الفارسي، قال حكى منصور، عن الصادق علي بن محمد بن الرضا (عليهم السلام) : أن الزيدية و الواقفة و النصاب بمنزلة عنده سواء
Muhammad bin Al-Hasan, berkata telah menceritakan kepadaku Abu 'Ali Al-Farisiy, berkata, Manshur telah meriwayatkan dari Ash-Shadiq 'Ali bin Muhammad bin Ar-Ridha 'alaihis salam : Sesungguhnya Zaidiyyah, Waqifiyyah, dan Nawashib menurut beliau berkedudukan SAMA.
411- محمد بن الحسن، قال حدثني أبو علي، عن يعقوب بن يزيد، عن ابن أبي عمير، عمن حدثه، قال سألت محمد بن علي الرضا (عليه السلام) عن هذه الآية وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ خاشِعَةٌ عامِلَةٌ ناصِبَةٌ قال :نزلت في النصاب و الزيدية و الواقفة من النصاب
Muhammad bin Al-Hasan, berkata telah menceritakan kepadaku Abu 'Ali, dari Ya'qub bin Yazid, dari Ibn Abi 'Umair, dari yang menceritkan kepadanya berkata, aku bertanya kepada Muhammad bin 'Ali Ar-Ridha 'alaihis salam mengenai Ayat ini (yang artinya) : "'Banyak muka pada hari itu tunduk terhina, bekerja keras lagi kepayahan' [Al-Ghasyiah]". Beliau menjawab "Ayat tersebut turun mengenai kaum Nawashib. Dan Zaidiyyah juga Waqifah termasuk dari Nawashib."
412- حمدويه، قال حدثنا أيوب بن نوح، قال حدثنا صفوان، عن داود بن فرقد، عن أبي عبد الله (عليه السلام) قال : ما أحد أجهل منهم يعني العجلية، إن في المرجئة فتيا و علما و في الخوارج فتيا و علما، و ما أحد أجهل منهم
Hamdawayh, berkata telah menceritakan kepada kami Ayyub bin Nuh, berkata telah menceritakan kepada kami Shafwan, dari Daud bin Farqad, dari Abi 'Abdillah 'alaihis salam berkata "Tidak ada seorang pun yang lebih bodoh daripada mereka yakni kaum Al-'Ijliyyah (pengikut Zaidi Harun bin Sa'd Al-'Ijli, dekat dalam doktrin kepada Batriyyah). Sesungguhnya pada Murji'ah terdapat pemuda (atau bermaksud : kekuatan/kehormatan -pent) dan pengetahuan. Dan pada Khawarij terdapat pemuda dan pengetahuan. Dan tidak ada satu pun yang lebih bodoh daripada mereka.
Demikian sekilas mengenai kekafiran Zaidiyyah dan Waqifiyyah di mata Imamiyyah bagian II. Walhashil keduanya adalah Nawashib alias KAFIR di mata Imamiyyah karena tidak meyakini Imamah sebagaimana versi Imamah pada Imamiyyah yang berjumlah 12 Imam. Dan fakta yang menakjubkan adalah sesungguhnya betapa banyak dari hadits-hadits versi mereka yang pada perawinya banyak yang beraqidah Waqifiyyah.
Maka jika ada orang Syi'ah berkata macam-macam mengenai perawi-perawi pada Ahlus Sunnah sebagaimana asumsi dungu mereka yang tidak faham mengenai Ushul Ilmu Hadits, katakan kepada mereka bahwa sesungguhnya pada hadits mereka sendiri lah yang banyak periwayatan dari orang-orang KAFIR. Orang-orang kafir tersebut diberikan ta'dil oleh para Ulama Hadits mereka sebagai orang-orang yang tsiqaat sehingga orang-orang kafir tersebut menjadi syarat dari shahihnya sebuah sabda Imam yang Ma'shum. Betapa penting dan mulianya kedudukan orang-orang kafir tersebut di sisi mereka.
Allaahul Musta'aan..
-----oOo-----
Telah kita ketahui pada artikel-artikel sebelumnya mengenai pernyataan para Ulama besar Syi'ah bahwa seluruh riwayat yang ada pada Al-Kafi adalah shahih, sbb :
http://jaser-leonheart.blogspot.com/2012/09/buku-dialog-sunnah-syiah-dan-keshahihan_29.html
http://jaser-leonheart.blogspot.com/2012/11/bantahan-abul-hasan-al-amili-kepada-al.html
http://jaser-leonheart.blogspot.com/2012/12/web-dungu-syiah-recehan-syiahaliwp-meng.html
Hal tersebut sebagaimana dinyatakan oleh dedengkot besar mereka, yakni Al-Khui yang juga menyertakan apa yang dinyatakan gurunya mengenai Al-Kafi.. Al-Khui berkata :
وقد ذكر غير واحد من الاعلام أن روايات الكافي كلها صحيحة ولا مجال لرمي شئ منها بضعف سندها . وسمعت شيخنا الأستاذ الشيخ محمد حسين النائيني - قدس سره - في مجلس بحثه يقول : ( إن المناقشة في إسناد روايات الكافي حرفة العاجز
Bukan satu orang saja dari kalangan alim ulama yang menyebutkan bahwa semua riwayat dalam Al-Kafi adalah shahih dan tidak ada ruang untuk membuang mana-mana riwayat padanya dengan alasan sanad yang dha’if. Aku mendengar dari guru kami AL-Ustadz Asy-Syaikh Muhammad Husain An-Na’ini berkata di dalam satu majlis: “Pembahasan berkenaan dengan sanad-sanad riwayat dalam al-Kafi adalah pekerjaan yang sia-sia” [Mu'jam Rijal Al-Hadits 1/81]
-----oOo-----




Shahabatku.Uni.Me