Khomeini : Tidak Ada Iman Tanpa Iman Kepada Wilayah

Wilayah merupakan perkara yang paling pokok dan menempati rukun Iman dalam 'Aqidah Agama Syi'ah. Maka barangsiapa yang mengingkarinya, maka ia mengingkari Agama Syi'ah alias KAFIR -di mata Syi'ah- . Maka tidak heran jika kita (Ahlus Sunnah) sebagaimana telah kita ketahui melihat banyaknya takfir mereka terhadap Ahlus Sunnah dari para ulama mereka semisal Al-Kulaini, Al-Majlisi, Al-Mufid, dan para ulama besar Syi'ah lainnya. Begitu pun dengan Khomeini Az-Zindiq. Dia tidak hanya pandai bermut'ah dengan anak kecil, namun juga hobby dalam mentakfir, yang diantara takfir-takfirnya terhadap Ahlus Sunnah adalah dengan mengatakan bahwa walaupun sudah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, hakikatnya iman tidaklah terwujud hingga beriman kepada Wilayah 'Ali.

Dengan pernyataan dia tersebut jelaslah bahwa Ahlus Sunnah adalah KAFIR dan TERLAKNAT di mata Syi'ah. Sebenarnya Saya masa bodo dengan pentakfiran Syi'ah, sebab mereka mengkafirkan ataupun tidak, hakikatnya 'Aqidah dan ajaran mereka tetaplah busuk, kotor dan menjijikkan sampai mereka bertaubat dan memeluk Islam. Namun hal ini sengaja kami paparkan supaya mereka yang tertipu dengan slogan-slogan persatuan bathil dan bodoh antara Sunniy dan Syi'ah agar terbuka lebar-lebar matanya. Jangan sampai mereka menjadi korban pembantaian sebagaimana pendahulu-pendahulu mereka.

To The Point, disebutkan dalam kitab Al-Arba'un Haditsan oleh Ayatusy-Syaithan Khomeini Az-Zindiq halaman 510-511 seperti berikut :

عن الشيخ في أماليه بإسناده عن محمد بن مسلم الثقفي قال : «سألت أبا جعفر محمد بن علي

الاربعون حديثاً 511

عليهما السلام عن قول الله عز وجل : « فأولئك يُبدّل الله سيئاتهم حسنات وكان الله غفورا رحيما »، فقال عليه السلام : يُؤتى بالمؤمن المذنب يوم القيامة حتى يُقام بمَوقف الحساب ، فيكون الله تعالى هو الذي يتولّى حسابه لا يُطلع على حسابه أحد من الناس ، فيُعرّفه ذنوبه حتى إذا أقر بسيّئاته قال الله عز وجل للكَتَبَة : بدّلوها حسنات وأظهروها للناس ، فيقول الناس حينئذ : ما كان لهذا العبد سيّئة واحدة ! ثم يأمر الله به إلى الجنة ، فهذا تأويل الآية ، وهي في المُذنبين من شيعتنا خاصّة»
كتاب أمالي الشيخ الطوسي ، المجلد 1 ، ص 70

Dari Syaikh dalam Amaliyahnya dengan sanadnya dari Muhammad bin Muslim Ats-Tsaqafiy, berkata : "Aku bertanya kepada Abu Ja'far bin 'Ali عليهما السلام mengenai Firman Allah (yang artinya) : "maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" [Pertengahan dari Ayat ke 70 pada Surat Al-Furqan]. Maka beliau menjawab "Orang beriman yang berdosa akan dibawa ke penghakiman pada hari kiamat. Maka Allah Ta'ala yang akan menghakiminya dan tidak akan ada manusia satu pun yang menyaksikan hisabnya. Lalu Allah memberitahukan kepadanya dari dosa-dosanya. Dan ketika ia [yang dihakimi] mengakui dosa-dosanya tersebut, Allah akan berkata kepada para penulisnya: "Gantilah dosa-dosanya tersebut dengan kebajikan (Hasanat) dan tunjukkanlah kepada manusia". Maka orang-orang pun berkata "Apakah hamba ini tidak memiliki dosa walau satu pun?" Kemudian Allah memerintahkannya untuk (masuk) ke Surga" Maka inilah ta'wil ayat tersebut. Dan ia [ayat tersebut / perkara di atas] adalah khusus untuk para pendosa dari Syi'ah kita." [Kitab Amali - Syaikh Ath-Thusi 1/70]

Ketika mengomentari riwayat di atas, si khomeini yang matinya telanjang ini berkata :

ومن المعلوم أن هذا الأمر يختص بشيعة أهل البيت ، ويحرم عنه الناس الآخرون . لأن الإيمان ولا يحصل إلا بواسطة ولاية علي وأوصيائه من المعصومين الطاهرين عليهم السلام ، بل لا يقبل الإيمان بالله ورسوله من دون الولاية ، كما نذكر ذلك في الفصل التالي 

"Dan dari yang telah diketahui bahwa perkara ini adalah khusus untuk Syi'ah Ahlul Bayt dan DIHARAMKAN darinya semua orang selain mereka (Syi'ah). Karena Iman tidak terwujud kecuali dengan Wilayah / Imamah Ali dan kepada para penerusnya dari Ma'shumin 'Alaihim As-Salam.  Bahkan tidaklah diterima Iman kepada Allah dan Rasul-Nya bila tanpa beriman kepada Wilayah. Sebagaimana kami akan menyebutkan hal tersebut dalam pasal selanjutnya."

Link : http://www.holykarbala.net/books/akh…oon/index.html

Kemudian lihat pada halaman 510-511

Screen-Shot :


And here The Scan Page 



Bukalah matamu wahai engkau yang tertipu! Sadarlah bahwa engkau tengah berpelukan dengan SETAN-SETAN dari golongan manusia!!



Related Posts

No Response to "Khomeini : Tidak Ada Iman Tanpa Iman Kepada Wilayah"

Posting Komentar